Hari ini adalah hari terakhir di 2010. Suasananya tidak jauh beda dengan hari-hari kemarin. Hanya auranya memang lebih berwarna karena hampir semua wajah yang kulihat memancarkan keceriaan. Maklum, hari ini kantorku dengan sukarela memberikan kelonggaran pulang lebih awal setengah hari.
Menurutku yang membedakan hari ini dan hari-hari kemarin adalah harga-harga di pasar yang sejak dini hari tadi sudah meroket ke langit ketujuh. Harga ikan yang biasanya mahal karena alasan gelombang tinggi sekarang lebih gila2an lagi. Mentang2 banyak orang cari ikan untuk acara tutup tahun terus harganya direkayasa jadi setinggi bintang. Imbasnya adalah bagi para ibu seperti aku ini sudah jelas : tambah sakit kepala jika terlalu lama muter2 di pasar!
Secara pribadi, aku mengalami banyak hal indah di tahun 2010. Indah karena berkat pengalaman2 itu aku bisa belajar untuk menjalani hidup dengan lebih baik. Indah karena dalam guratannya yang menyedihkan maupun membahagiakan ada banyak hal yang bisa diambil hikmah dan segi positifnya.
Belajar dari kisah perselingkuhan seorang teman di awal tahun, berlanjut dengan perasaan gegap-gempita mengirim anak lanangku pulang kampung dan ternyata tidak sesuai dengan harapan. Ada kisah si Sulung yang dapat ranking 2 dan naik ke kelas 5 biarpun jarang2 buka buku. Ada kisah liburan yang "melelahkan" isi kantong dan jiwa raga. Klimaksnya adalah mertua laki2ku meninggal dunia dua minggu sebelum Natal dan membuat suamiku harus pulang kampung lagi. Ditutup dengan gambaran wajah ceria si Sulung yang (lagi2) mendapatkan ranking 2 meskipun tidak pernah buka buku di semester 1 ini.
Bagiku, semua kisah tadi bukanlah suatu kisah yang terjadi secara kebetulan semata. Bagiku, semua kisah selalu punya maknanya tersendiri. Jika sejenak mau "berdiam diri", akan terlihat dengan jelas, bahwa semua itu bukannya tidak punya arti. Tergantung kepada diri kita masing2 sejauh mana bisa memahami makna yang tersembunyi di dalam setiap peristiwa.
Puji syukur kepada Tuhan yang Ajaib, yang telah menjagaku dan keluargaku dalam genggaman tangan kasihNya dalam tahun ini. Puji syukur atas keberadaan para teman dan sahabat yang terkadang kebaikannya melebihi saudara kandung sekalipun. Puji syukur atas segala keribetan dan keruwetan yang kualami sebagai seorang ibu yang harus bertanggungjawab terhadap anak2 dan suami. Puji syukur atas segala kebahagiaan dan kesedihan yang telah kualami sepanjang tahun ini. Puji syukur atas segala kelebihan dan kekurangan yang kumiliki karena hal itulah yang membuatku belajar untuk tidak menjadi manusia pongah. Puji syukur tak terhingga karena selalu ada kesempatan untuk menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.
Terima kasih untukmu 2010. Dari awal sampai akhir aku boleh melewatkanmu dengan banyak cerita dalam buku kehidupanku. Harapanku adalah, 2011 menjadi tahun yang tak kalah manis darimu. Bisa jadi ada kisah2 hebat lainnya yang boleh mampir dalam hidupku.
"Happy Eve of New Year 2010 !"



