Marmut Ireng
Bukan suatu hal yang berlebihan jika semua orang punya pengharapan untuk menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya.  Begitu juga aku.  Seperti manusia yang lain, aku menyimpan begitu banyak harapan di tahun ini.  Begitu besar energi yang tersimpan dan begitu dasyat semangat yang ingin kuimplementasikan.

Menjadi manusia baru!  Mungkin itu klise.  Tapi itulah harapanku.  Bisa jadi secara materi tidak ada perubahan sama sekali.  Bisa jadi kalaupun ada perubahan nilainya kecil sekali.  Tapi bagiku, pengharapan yang paling utama adalah adanya perubahan pola pikir dan perkembangan spiritual.  Bagaimana menjadi seorang manusia yang tidak hanya tahu bahwa aku seorang manusia, tapi juga sadar bahwa aku ADA dan NYATA

Jika di masa lampau aku terlalu banyak membuang waktu, sekarang, jika sekiranya mungkin aku ingin menjalani apa yang ada dengan sepenuh jiwa.  Aku ingin membaca sebanyak-banyaknya.  Aku ingin menulis dengan sejujur-jujurnya.  Aku ingin melukis dengan seindah-indahnya.  Aku ingin memamerkan senyuman paling manis kepada dunia dan mengatakan bahwa BAHAGIA bisa ditemukan dan didapatkan di mana saja.

Sejatinya aku ingin tertawa keras ketika seorang teman berpendapat bahwa dalam hidup ini uang adalah segala-galanya.  Diam2 aku menertawakan pola pikirnya yang menurut aku katrok dan kampungan.  Memang benar uang itu penting, tapi tetap saja bukan segala-galanya. Ia mungkin bisa dipakai untuk membeli apa saja, tapi tetap saja tidak bisa membeli ketulusan dan cinta.  Ia mungkin bisa dipakai untuk membeli pertemanan, tapi tidak bisa dipakai membeli teman sejati. 

Menjadi manusia baru adalah harapanku.  Harapan yang akan terus kuperjuangkan.  Mulai membenahi diri seolah-olah besok akan mati.  Mulai berkaca diri supaya tidak mudah menyimpan rasa dengki.  Mulai merefleksikan banyak kejadian di sekitar yang bisa dijadikan pelajaran. Mulai memilah-milah apa yang sekiranya perlu dan tak perlu dijadikan acuan dalam hidup.  Mulai belajar menjalani hidup dengan lebih berwarna dan beraura.

Tidak mudah menjadi manusia baru.  Tapi paling tidak aku punya harapan.  Punya kemauan.  Jika harus stagnan dan menunggu waktu, jadi entah kapan aku bisa menjadi seorang manusia yang sungguh BAHAGIA?  I really don't know.......!
Label: edit post
0 Responses