Ini hari ke-6 di awal tahun 2012.
Cuaca cerah. Bisa dibilang terik malah. Jika Jakarta terlihat mengenaskan karena diguyur hujan badai seperti kutonton di televisi kemarin malam, maka Batam cenderung penuh dengan riak angin dan belum ada tanda2 akan turun hujan. Kalau ada yang ingin "menggosongkan" kulit seperti Agnes Monica, sepertinya ini saat yang tepat untuk keluar tanpa harus memakai embel2 aksesoris penangkal sinar matahari di seluruh tubuh. Untuk aku pribadi, kulit gosongku sekarang ini sudah cukup, tidak perlu ditambah dengan kegosongan yang lebih ekstrim lagi.
Terus terang, aku belum punya resolusi yang "ngejreng" di tahun baru ini. Resolusi terakhir yang kubuat, kupanjatkan dalam doa saat tutup tahun kemarin. Itu pun hanya satu : Semoga Tuhan memberikan kesehatan kepada keluargaku! Yang lain belum ada.
Berpijak dari pengalaman tahun lalu, aku tidak mau terlalu muluk dalam bermimpi. Terlalu banyak mimpi terkadang membuat aku merasa stagnan. Tidak tahu impian mana yang sesungguhnya kuinginkan. Jadinya malah bingung mau melakukan apa. Dan ujungnya malah tidak melakukan apa2. Nil! Jadi, di tahun ini, aku ingin menyelesaikan impianku satu-persatu. Tiap tahun satu mimpi pun tak masalah. Yang jelas semoga tidak hanya menjadi satu igauan tak berarti.
Tahun ini si Sulung masuk SMP. Si Tengah masuk SD. Dan si Bungsu masuk TK. Aku bermimpi bisa menjadi full day mother bagi mereka. Mengantar jemput sekolah. Selalu ada saat dibutuhkan. Siap menampung berbagai cerita yang mereka punya. Sederhana saja, kan? Hanya saja, meskipun kelihatannya sangat sederhana, implementasinya butuh keberanian tersendiri. Keberanian itulah yang sekarang ini, perlahan tapi pasti, sedang kuperjuangkan. Semoga tidak meleset jauh dari harapan.
"Ah, 2012! Semoga perjalanan menapaki hari2mu nanti, tidak sengeri saat menonton film dengan judul yang sama. Semoga ada banyak berkat, cinta dan waktu luang untuk bisa saling berbagi dengan banyak orang. Semoga peziarahan panjang setahun ke depan, bisa terisi dengan banyak hal yang menyenangkan dan membahagiakan. Semoga hari2ku senantiasa diwarnai dengan keceriaan, sama seperti udara di luar sana sekarang ini. Apapun yang terjadi, semoga aku tidak lupa untuk selalu bersyukur dan berbagi senyuman".
* Batam, saat terik menggantung -
Cuaca cerah. Bisa dibilang terik malah. Jika Jakarta terlihat mengenaskan karena diguyur hujan badai seperti kutonton di televisi kemarin malam, maka Batam cenderung penuh dengan riak angin dan belum ada tanda2 akan turun hujan. Kalau ada yang ingin "menggosongkan" kulit seperti Agnes Monica, sepertinya ini saat yang tepat untuk keluar tanpa harus memakai embel2 aksesoris penangkal sinar matahari di seluruh tubuh. Untuk aku pribadi, kulit gosongku sekarang ini sudah cukup, tidak perlu ditambah dengan kegosongan yang lebih ekstrim lagi.
Terus terang, aku belum punya resolusi yang "ngejreng" di tahun baru ini. Resolusi terakhir yang kubuat, kupanjatkan dalam doa saat tutup tahun kemarin. Itu pun hanya satu : Semoga Tuhan memberikan kesehatan kepada keluargaku! Yang lain belum ada.
Berpijak dari pengalaman tahun lalu, aku tidak mau terlalu muluk dalam bermimpi. Terlalu banyak mimpi terkadang membuat aku merasa stagnan. Tidak tahu impian mana yang sesungguhnya kuinginkan. Jadinya malah bingung mau melakukan apa. Dan ujungnya malah tidak melakukan apa2. Nil! Jadi, di tahun ini, aku ingin menyelesaikan impianku satu-persatu. Tiap tahun satu mimpi pun tak masalah. Yang jelas semoga tidak hanya menjadi satu igauan tak berarti.
Tahun ini si Sulung masuk SMP. Si Tengah masuk SD. Dan si Bungsu masuk TK. Aku bermimpi bisa menjadi full day mother bagi mereka. Mengantar jemput sekolah. Selalu ada saat dibutuhkan. Siap menampung berbagai cerita yang mereka punya. Sederhana saja, kan? Hanya saja, meskipun kelihatannya sangat sederhana, implementasinya butuh keberanian tersendiri. Keberanian itulah yang sekarang ini, perlahan tapi pasti, sedang kuperjuangkan. Semoga tidak meleset jauh dari harapan.
"Ah, 2012! Semoga perjalanan menapaki hari2mu nanti, tidak sengeri saat menonton film dengan judul yang sama. Semoga ada banyak berkat, cinta dan waktu luang untuk bisa saling berbagi dengan banyak orang. Semoga peziarahan panjang setahun ke depan, bisa terisi dengan banyak hal yang menyenangkan dan membahagiakan. Semoga hari2ku senantiasa diwarnai dengan keceriaan, sama seperti udara di luar sana sekarang ini. Apapun yang terjadi, semoga aku tidak lupa untuk selalu bersyukur dan berbagi senyuman".
* Batam, saat terik menggantung -



